
Kategori: Seminar & Akademik | Tanggal: 27 Juni 2026 |
BANJARMASIN – Jurusan Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah berhasil melangsungkan agenda akademik berskala nasional. Agenda bertajuk Seminar Nasional Mahasiswa Pendidikan IPA 2026 ini berjalan dengan lancar secara hibrid pada hari Sabtu, 27 Juni 2026. Pertemuan ilmiah tersebut sukses mengupas tema strategis, yaitu “Peran Pendidikan IPA Berkualitas dalam Pengentasan Kemiskinan melalui Kolaborasi Berkelanjutan”.
Dua Pakar Senior Hadir Sebagai Pembicara Utama
Panitia pelaksana menghadirkan dua pakar papan atas untuk membedah tema besar tersebut secara mendalam. Dr. Syubhan An’nur, M.Pd. dari Universitas Lambung Mangkurat serta Prof. Dr. Wiyanto, M.Si. dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) hadir bertindak sebagai pembicara utama (keynote speakers) dalam seminar nasional kali ini.


Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Deasy Arisanty, M.Sc., menyampaikan bahwa pendidikan berkualitas merupakan fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu menghadapi berbagai tantangan global, termasuk kemiskinan. Menurutnya, JPIPA tidak hanya dapat berperan dalam meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, serta inovasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Upaya Strategis Menunjang Indikator Kinerja Utama (IKU)
Ketua Pelaksana Seminar Nasional, Mella Mutika Sari, M.Pd., menyampaikan peran krusial forum ilmiah ini dalam mendukung pencapaian target kinerja perguruan tinggi. Penyelenggaraan kegiatan ini secara nyata menunjang Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.
“Kegiatan Seminar Mahasiswa IPA ini merupakan upaya dalam menunjang IKU 1, yaitu meningkatkan angka efisiensi edukasi perguruan tinggi melalui peningkatan kuantitas sekaligus kualitas luaran akademik. Selain itu, seminar mahasiswa IPA mewadahi mahasiswa berkegiatan di luar kampus dengan mengikuti forum ilmiah, serta hasil kerja dosen dan mahasiswa digunakan dalam masyarakat, dengan indikator peningkatan jumlah publikasi penelitian dan pengabdian masyarakat. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan maupun di luar kampus,” terang Mella Mutika Sari, M.Pd. dalam paparan resminya.
Peserta seminar mendapatkan pemaparan materi berbobot yang berfokus pada kontribusi nyata sains dalam menyelesaikan permasalahan sosial-ekonomi di masyarakat. Kolaborasi berkelanjutan antarinstansi ditekankan oleh kedua pakar tersebut sebagai kunci utama dalam menghadirkan sistem pembelajaran sains yang aplikatif.

Kontribusi Pemikiran Empat Pembicara Undangan (Invited Speaker)
Forum ilmiah ini turut menghadirkan empat orang pembicara undangan (invited speaker) yang kompeten di bidangnya masing-masing. Kehadiran para praktisi dan akademisi ini semakin memperkaya khazanah diskusi riset mahasiswa.

Berikut adalah profil dan fokus bidang keempat pembicara undangan tersebut:
- Prof. Dr. Arif Sholahuddin, S.Pd., M.Si.: Pakar bidang pendidikan IPA yang mengupas arah kebijakan pembelajaran sains modern.
- Dr. Amalia Rezeki, M.Pd.: Penggiat pelestarian maskot fauna Kalimantan Selatan yang membagikan perspektif edukasi lingkungan berbasis konservasi bekantan.
- Alvian Ikhsanul Fatya, S.Pd., M.Si.: Peneliti muda yang memaparkan teknologi penguraian limbah industri melalui metode fotodegradasi.
- Ratna Yulinda, M.Pd.: Dosen produktif yang membagikan inovasi terkini mengenai pengembangan media pembelajaran IPA kreatif.
“Pendidikan sains yang berkualitas harus mampu melahirkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas, bukan sekadar teori di atas kertas.”
Peluang Publikasi Ilmiah dan Antusiasme Peserta
Mahasiswa dan peneliti yang berpartisipasi dalam agenda ini mendapatkan kesempatan emas untuk memublikasikan karya ilmiah mereka. Panitia memfasilitasi publikasi gratis pada beberapa jurnal ilmiah bereputasi.


Beberapa saluran publikasi mitra yang tersedia meliputi:
- Journal of Banua Science Education (JBSE).
- SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SERU).
- Indonesian Journal of Science Education and Applied Science (IJSEAS).
- Prosiding seminar nasional yang terindeks Index Copernicus International (ICI).
Rangkaian seleksi administrasi dan karya ilmiah sendiri telah dimulai sejak pertengahan Juni melalui pengumpulan abstrak dan fullpaper. Jurusan Pendidikan IPA ULM berharap kegiatan tahunan ini terus menjadi wadah produktif bagi mahasiswa dalam mengembangkan iklim riset yang berdampak nasional.
Editor: admin IKS
Ikuti informasi dan kegiatan akademik terbaru kami di Instagram: @pendidikanipa.ulm
