Mutia dan Dodi Raih Bronze Medal dalam National Essay Competition 5 Lewat Inovasi BioDry

Kategori: Prestasi Mahasiswa | Tanggal: 25 Agustus 2026

BANJARMASIN – Jurusan Pendidikan IPA Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengukir prestasi membanggakan pada tingkat nasional. Prestasi kali ini diraih oleh dua mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA, Mutia Rahmah dan Dodi Rizal Pradana, yang sukses memboyong Bronze Medal dalam ajang National Essay Competition (NEC) Ke-5. Kompetisi tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Nusantara Muda bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat pada 21–24 Agustus 2026 di Gedung Kwarcab Pramuka Kota Banjarmasin.

Ajang NEC 5 diikuti oleh berbagai peserta dari perguruan tinggi dan sekolah di Indonesia, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Mulawarman, hingga Al-Wildan Islamic School. Kemenangan Mutia dan Dodi turut memperkuat pencapaian ULM yang berhasil menyabet predikat Juara Umum dalam kompetisi tersebut.

Inovasi BioDry: Penyerap Kelembapan Berbasis Sekam Padi

Gagasan inovatif yang diusung oleh tim Mutia dan Dodi berjudul “BioDry: Teknologi Penyerap Kelembapan Berbasis Sekam Padi untuk Mengurangi Ketergantungan pada Silica Gel Sintesis”. Karya yang disusun di bawah bimbingan dosen Ellyna Hafizah, M.Pd. ini menawarkan solusi pengering alternatif berbasis kearifan lokal.

Pemanfaatan sekam padi dipilih karena limbah pertanian ini melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal di lingkungan masyarakat. Melalui pengolahan khusus, sekam padi disulap menjadi material penyerap kelembapan ramah lingkungan yang mampu menggantikan fungsi silica gel sintetis. Inovasi BioDry tidak hanya memberikan nilai tambah pada limbah organik, tetapi juga mendukung penerapan konsep zero waste dan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Langkah Awal Mengasah Berpikir Kritis dan Apresiasi Pembimbing

Ketua tim, Mutia Rahmah, menyampaikan rasa syukurnya atas perolehan medali dalam pengalaman pertamanya mengikuti ajang berkompetisi tingkat nasional.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti kompetisi esai nasional, sehingga bisa mendapatkan Bronze Medal menjadi sesuatu yang sangat saya syukuri. Saya tidak hanya mendapatkan hasil, tetapi juga pengalaman untuk belajar, berproses, dan bekerja bersama tim. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus berani mencoba hal-hal baru,” ungkap Mutia.

Dosen pembimbing tim, Ellyna Hafizah, M.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas daya juang serta kreativitas mahasiswa bimbingannya tersebut.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mutia dan Dodi atas keberhasilannya meraih Bronze Medal dalam National Essay Competition 5 melalui gagasan inovatif BioDry. Pencapaian tingkat nasional ini membuktikan bahwa mahasiswa Pendidikan IPA ULM memiliki daya saing yang kuat dalam melahirkan karya sains yang inovatif dan solutif. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengukir prestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan,” tegas Ellyna Hafizah, M.Pd.

Memperkuat Posisi ULM di Kancah Nasional

Perolehan medali pada NEC 5 menempatkan Universitas Brawijaya sebagai peraih Gold Medal, sementara ULM sukses mengamankan Silver Medal dan Bronze Medal melalui dua delegasi mahasiswanya. Pencapaian ini kian menegaskan reputasi ULM dalam memfasilitasi serta mendorong mahasiswanya untuk menghasilkan gagasan ilmiah yang kompetitif.

Civitas akademika Jurusan Pendidikan IPA ULM berharap capaian inspiratif dari Mutia dan Dodi dapat memantik semangat mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.

Editor: Admin IKS

Instagram: @pendidikanipa.ulm

Situs Web: https://ipa.fkip.ulm.ac.id/

About adminipa

be useful

Leave a Comment