Pendidikan IPA ULM Sambut Mahasiswa Baru dengan Hangat dalam Acara “MENYAPA”

Banjarmasin, 16 Agustus 2025 — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Ruang Ahmad Dahlan FKIP ULM pada Sabtu (16/8). Hari itu, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (FKIP ULM) menggelar kegiatan “MENYAPA,” sebuah inisiatif untuk menyambut dan mengenalkan mahasiswa baru angkatan 2025 pada kehidupan perkuliahan.

Kegiatan yang dipimpin oleh ketua pelaksana, Nadia, ini tidak hanya bertujuan sebagai formalitas penyambutan, melainkan juga sebagai jembatan bagi para mahasiswa untuk beradaptasi. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Pendidikan IPA, Dr. Syubhan Annur, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa “Menyapa” adalah langkah krusial untuk membangun rasa kebersamaan dan membimbing mahasiswa baru mengenal lebih dalam tentang dunia perkuliahan yang akan mereka jalani. Beliau menekankan agar mahasiswa tidak hanya menempa intelektual, jurusan IPA sangat mendukung pengembangan minat bakat di bidang lain seperti seni, olahraga, dan bidang kompetitif lainnya.

Narasumber pengenalan lingkungan Kampus diisi oleh Bapak Muslim, M.Pd. Menurutnya, SIMARI adalah gerbang utama bagi setiap mahasiswa untuk mengelola urusan akademik secara mandiri. “Melalui SIMARI, mahasiswa bisa memantau nilai, mengurus KRS (Kartu Rencana Studi), hingga mengetahui jadwal kuliah,” jelas Muslim. Ia juga menambahkan bahwa kelengkapan data di SIMARI sangat menentukan kelancaran proses perkuliahan.

Selain itu, Muslim juga menyoroti pentingnya SKPI. Jika ijazah menunjukkan kelulusan, SKPI adalah “lampiran” yang memuat informasi lebih detail tentang kompetensi dan prestasi non-akademik mahasiswa. “SKPI ini seperti portofolio digital yang merekam semua kegiatan non-akademik, seperti seminar, pelatihan, organisasi, dan prestasi yang diraih selama kuliah,” kata Muslim.

SKPI: Poin Plus dalam Dunia Kerja

Muslim juga menyampaikan bahwa SKPI memberikan nilai tambah yang signifikan di mata calon pemberi kerja. “Di era digital ini, ijazah saja tidak cukup. SKPI membantu merekam jejak digital dan pengalaman mahasiswa yang tidak tercantum di ijazah,” ujarnya.

Rangkaian acara “Menyapa” dirancang interaktif untuk memecah kebekuan. Para mahasiswa baru mendapatkan materi seputar pengenalan program studi, orientasi akademik, serta sesi motivasi yang menginspirasi. Hal ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memicu semangat mereka. Setelah sesi materi, mahasiswa diberikan ruang untuk berdiskusi langsung dengan para dosen dan panitia. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana santai, membuat para mahasiswa merasa lebih nyaman dan berani bertanya.

Antusiasme para mahasiswa terlihat jelas sepanjang acara. Mereka aktif berpartisipasi, baik saat mendengarkan materi maupun dalam sesi tanya jawab. Kehadiran para dosen dan panitia yang ramah menambah kesan positif, membuat mahasiswa baru merasa diterima dan menjadi bagian dari keluarga besar Pendidikan IPA FKIP ULM. Kegiatan “Menyapa” ini sukses menjadi awal yang baik bagi perjalanan akademik mereka, sekaligus menumbuhkan fondasi persahabatan dan kolaborasi di antara sesama mahasiswa.

Reporter:
Fatmawati
Rahmawati
Muhammad Hafiz

Editor: Admin IKS

About adminipa

be useful

Leave a Comment