PELATIHAN KTI (KARYA TULIS ILMIAH)

 Pada kegiatan EOS yang ke 3 ini memiliki pembahasan yang cukup menarik dan berguna, tentunya bagi mahasiswa/i . Mengapa? Karena pembahasan kali ini menyangkut tentang karya tulis yang tentunya tidak asing lagi bagi mahasiswa yang sedang mengemban pendidikkannya di perguruan tinggi. Pemateri pada acara tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah ketua dan sekertaris Program Studi Pendidikan IPA, yaitu Bapak Arif Sholahuddin M.Si dan Bapak Subhan Annur M.Pd.

Para narasumber kita kali ini memaparkan lebih rinci tentang; apa yang dimaksud dengan Karya Tulis Ilmiah ?;  Apa tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ? Untuk tau lebih jauh. Yuk simak pemaparan berikut!

Karya Tulis Ilmiah biasa disingkat Karya Ilmiah (Scientific Paper) adalah tulisan atau laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian suatu masalah oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya. Karya ilmiah sering juga disebut “tulisan akademis” (academic writing) karena biasa ditulis oleh kalangan kampus perguruan tinggi,dosen dan mahasiswa. Karya ilmiah berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa penjelasan (explanation), prediksi (prediction), dan pengawasan (control).

Adapun Tujuan dari Karya Ilmiah diantaranya:

  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Adapun jenis-jenisnya :

  1. Artikel

Dalam istilah jurnalistik, artikel adalah tulisan berisi pendapat subjektif penulisanya tentang suatu masalah atau peristiwa.

  1. Makalah

Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Makalah biasanya disajikan dalam sebuah seminar atau dipresentasikan di kelas (tugas perkuliahan).

  1. Kertas Kerja

Kertas kerja (work paper) pada prinsipnya sama dengan makalah, namun dibuat dengan analisis lebih dalam dan tajam dan dipresentasikan pada seminar atau lokakarya yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan

  1. Paper

Paper adalah sebutan khusus untuk makalah di kalangan akademisi (mahasiswa) dalam kaitannya dengan pembelajaran dan pendidikannya sebelum menyelesaikan jenjang studi (Diploma/S1/S2/S3). Sistematika penulisannya sama dengan artikel atau makalah, tergantung panduan yang berlaku di perguruan tinggi masing-masing.

  1. Skripsi

Skripsi adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S1 (Sarjana). Skripsi berisi tulisan sistematis yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendaagt (teori) orang lain.

  1. Tesis

Tesis adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S2 (Pasca Sarjana) yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi.

  1. Artikel Ilmiah Populer

Selain ketujuh jenis karya ilmiah, ada juga yang disebut artikel ilmiah populer, yaitu artikel ilmiah yang ditulis dengan gaya bahasa populer (bahasa media/bahasa jurnalistik) untuk dimuat di media massa (suratkabar, majalah, tabloid).

Karena tema kita kali ini erat hubungannya dengan tugas-tugas para mahasiswa, banyak mahasiswa/i yang berperan aktif untuk bertanya. Pertanyaan yang diajukanpun seputaran dengan kesulitan-kesulitan yang sering dihadapi mahasiswa dalam menulis Karya Tulis Ilmiah. Kemudian pertanyaan yang diajukan oleh peserta EOS tersebut dijawab oleh para narasumber. Setelah selesainya rangkaian acara tersebut mahasiswa, dosen serta narasumber melakukan sesi foto yang dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan yang menandakan berakhirnya acara tersebut.

Blog Attachment

Leave us a Comment

logged inYou must be to post a comment.