Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Pendidikan IPA ‘Bimbingan Teknis Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA

                 Perkembangan Kurikulum pada tahun 2013 melahirkan kurikulum 2013 (K13) yang menjadi acuan dasar bagi setiap guru/pendidik di Indonesia. Pendidik harus terus melakukan inovasi dan meningkatkan kreatifitas dalam mengelola pembelajaran di kelas dengan tujuan agar pembelajaran menjadi bermakna dan dapat “berkesan” bagi siswa sehingga menambah waktu yang “lama” bertahan di dalam ingatan siswa agar kelak siswa dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi (berhubungan dengan sehari-hari) atau sebagai bekal siswa agar dapat menjadi bahan dasar, dan pelengkap untuk menuntut ilmu pengetahuan yang lain. Ilmu pengetahuan yang dekat dan berhubungan dengan keseharian siswa diantaranya adalah Ilmu Pengetahuan Alam, IPS, dan Matematika.  

      Ilmu Pengetahuan Alam diperlukan agar siswa memiliki karakter ilmiah dan dapat terus menjaga lingkungan disekitarnya. IPA sudah diajarkan pada tingkatan taman kanak-kanak, sekolah dasar, sampai pada sekolah menengah. Siswa pada jenjang sekolah menengah pertama akan dihadapkan pada materi IPA yang terpadu yang memadukan tiga ilmu pengetahuan alam sekaligus yaitu ilmu Fisika, Biologi dan Kimia. Karena diajarkan secara terpadu, dan agar pembelajaran di kelas menjadi bermakna, pendidik harus selalu berkembang, berkembang mengikuti pola perkembangan siswa, penyesuaian materi yang akan dibelajarkan, memadukan berbagai unsur Ilmu Pengetahuan Alam dan memperbaharui strategi pembelajaran. Salah satu cara yang dapat di tempuh adalah mengembangkan perangkat pembelajaran IPA di tingkat SMP/MTs.  

      Perkembangan kurikulum yang berimplikasi pada penerapan dilapangan yang kurang, menjadikan para civitas akademika khususnya FKIP pada program Studi Pendidikan IPA turut menyumbangkan pemikiran dengan semangat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi maka prodi IPA pada tanggal 3 Maret 2016 melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat yang berkerja sama dengan MGMP IPA se-Kabupaten Banjar. Program Pengabdian Masyarakat ini di laksanakan bertempat di SMPN 1 Martapura. Program ini berjudul Bimbingan Teknis Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA, yang diketuai oleh Yudha Irhasyuarna,M.Pd bersama tim pengabdian yang terdiri dari dosen-dosen program studi pendidikan IPA. Menurut Yudha, bahwa bimbingan teknis yang pertama ini hendaknya di tindaklanjuti oleh para guru-guru IPA di kabupaten banjar. selain menampilkan hasil pengembangan yang dibuat oleh salah satu dari tim pengabdian yang dapat dijadikan acuan dasar pengembangan perangkat pembelajaran, ketua tim pengembangan juga menginginkan bahwa pembimbingan pengembangan perangkat dapat berlanjut tidak hanya di dalam MGMP tapi diluar waktu MGMP. Seperrti diketahui bahwa MGMP IPA di Kabupaten Banjar rutin dilaksanakan pada setiap hari Kamis bertempat di SMP N 1 Martapura.  

      Program studi pendidikan IPA akan tetap terus melakukan pembinan bagi guru-guru IPA khusunya di kalimantan Selatan. Menurut ketua prodi IPA Arif Sholahuddin, S.Pd, M.Si, bahwa akan dilaksanakan MOU terhadap 3 MGMP IPA yang ada di Kal-Sel yaitu MGMP IPA Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar. Prodi IPA sudah mengirimkan surat kepada masing-masing ketua MGMP tersebut, sehingga dalam waktu dekat akan ditindak lanjuti dan menghasilkan kerja sama yang baik.

 

Penulis: m.f.s

Blog Attachment

Leave us a Comment

logged inYou must be to post a comment.